Bahkan Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara juga sudah bersiap untuk membicarakan kebutuhan anggaran operasional rumah sakit tersebut melalui pembahasan APBD Perubahan 2023 ini.
“Rumah sakit ini bisa segera dioperasikan itu harapan kami Komisi IV, bisa melayani pasien-pasien dari dalam maupun dari luar Sulawesi Tenggara,” kata Sulaeha.
Sebelumnya, Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Ali Mazi telah melakukan peninjauan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo yang dinyatakan selesai. Peninjauan gubernur dilakukan pada Selasa (14/2/2023) lalu.
Pengecekan dilakukan Gubernur Ali Mazi tidak hanya pada pekerjaan yang dinyatakan selesai, tapi juga pada beberapa fasilitas gedung yang dinyatakan hampir rampung. Ali Mazi kemudian menginstruksikan beberapa bagian yang dianggap selesai agar benar-benar dirapikan. Hal lainnya yang harus lebih diutamakan yakni soal kebersihan.
Selain itu, menjadi perhatian orang nomor wahid di Bumi Anoa ini adalah soal efisiensi pintu, jalur dan lain-lain agar mempermudah akses RS Jantung yang nantinya akan serba cepat dalam penanganan pasien. Ali Mazi berharap agar beberapa bukaan pintu lebih efesien dan nantinya tidak menjadi penghambat pergerakan perawat dan dokter.
