2. peraturan yang efektif untuk memandu sistem kerja;

3. sumber daya manusia birokrasi berkualitas (penguasaan substansi dan teknis pelayanan publik);

4. sumber daya teknis (termasuk instrumen digitalisasi pemerintahan);

5. ketersediaan dukungan anggaran minimum; dan

6. pengawasan dan evaluasi yang efektif.