KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu komponen penting yang akan menentukan keberhasilan pembangunan suatu wilayah termasuk Sulawesi Tenggara. Infrastruktur merupakan fundamental terkait dengan perekonomian masyarakat.

Pembangunan infrastruktur jalan dalam tiga tahun terakhir menjadi tuntutan tersendiri di masyarakat, karena perannya sebagai penggerak sektor perekonomian yang mampu menjadi pendorong berkembangnya sektor-sektor terkait, pada akhirnya akan menciptakan lapangan usaha baru dan memberikan output hasil produksi sebagai input bagi kepentingan daerah.

Di samping itu, selain berperan sebagai pendorong berkembangnya sektor-sektor perekonomian, infrastruktur jalan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan investasi daerah.

Terkait dengan tuntutan di berbagai elemen masyarakat, maka DPRD Sulawesi Tenggara melalui tim kelompok pakar dan tenaga ahli fraksi-fraksi memberikan penjelasan terhadap infrastruktur jalan antar kabupaten atau biasa disebut jalan provinsi.

Dahris Djuddawie menerangkan, dalam politik anggaran, DPRD Sulawesi Tenggara telah berkomitmen menganggarkan pembangunan infrastruktur jalan sebesar Rp 200 miliar, minimal setiap tahun terhitung dari Tahun 2020-2024, namun nilai ini terpulang kepada pihak eksekutif dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga sebagai pelaksana teknis.