Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdul Salam Sahadia mengaku prihatin dan sedih dengan penangkapan terduga teroris di Kabupaten Muna. Ia menyebut polisi dan pemerintah kecolongan.
"Saya anggap intelijen yang dimiliki Polres Muna tidak berfungsi dengan baik, sebab terduga teroris yang selama ini tinggal di Kabupaten Muna tidak terdeteksi karena pendataan warga tidak jalan", ujar salam Sahadia.
Baca juga: 97 Penumpang KM Lambelu asal Busel Masuk OTG
Seperti diberitakan sebelumnya oleh Telisik.id terkait penangkapan 4 teroris yakni, Ahmad Husain Siampa alias Ahmad 35 tahun, warga Kecamatan Tamalate Makassar, Laode Muh Isnain alias Jojo 30 tahun, Muh. Fajar 43 tahun, Alen Kritian Ponoi 34 tahun masing-masing warga Kabupaten Muna, yang dibekuk Densus 88 Mabes Polri, Senin (13/4/2020).
Selain menangkap keempat terduga teroris, Densus 88 juga mengamankan dan membawa barang bukti berupa satu buah mobil sedan dan senjata api milik para terduga teroris yang selama ini tinggal di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara.
