Baca juga: Pesawat TNI AU Jatuh di Atas Rumah Warga, Begini Kronologisnya

Hal itu dilakukan bertujuan agar, DPRD menunjukan ke perusahaan dan provinsi lain bagaimana citra berinvestasi di Sultra.

"Jadi kita tidak bisa langsung bilang silahkan masuk. Kita evaluasi dulu dari beberapa ketentuan, kalau terpenuhi, kita buat tim terpadu layak atau tidak," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sultra, Rasyid menerangkan, berdasarkan rekomendasi dewan terkait penolakan  kedatangan 500 TKA bahwa ingin memastikan Sultra terbebas dahulu dari COVID-19 baru menyetujuinya.

"Nah, sekarang kan Sultra masih zona merah. Kalau sudah dipenuhi unsur yang ada direkomendasi DPR termasuk aman dari COVID-19, silahkan," cetusnya.