KENDARI, TELISIK.ID – DPRD Sulawesi Tenggara siap menandatangani pernyataan sikap terkait pencopotan Pj Bupati Buton Selatan (Busel) dan pemecatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sultra, Ridwan Badallah.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, usai menerima puluhan massa aksi dari Taman Pemuda Mahasiswa Tolaki Sultra (Tamalaki Sultra) di kantor DPRD Sultra, Selasa (14/1/2024).

Massa aksi menyuarakan tuntutan pencopotan Pj Bupati Busel dan pemecatan Kadis Kominfo Sultra yang diduga melakukan aksi premanisme terhadap seorang aktivis di Jakarta, Irsan Ardianto.

Sekretaris Tamalaki Sultra, Ahmad Sainul menjelaskan, dua tuntutan utama mereka adalah pencopotan Pj Bupati Busel yang kerap menimbulkan kontroversi, serta pemecatan Kadis Kominfo Sultra yang diduga terlibat dalam aksi premanisme dan percobaan penculikan seorang aktivis.

“Kalau perlu besok dia dicopot dan dipecat. Kami tidak bisa mentoleransi perilaku pejabat yang seharusnya menjadi teladan tetapi justru menunjukkan sikap arogan dan tidak menghargai masyarakat serta aktivis,” tegas Ahmad.