KENDARI, TELISIK.ID - DPRD Sultra kembali menegaskan soal sikapnya terhadap kedatangan 500 TKA China ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Morosi.
Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh dengan tegas menyatakan tetap menolak kedatangan 500 TKA tersebut jika tidak mematuhi aturan yang berlaku.
Hal itu katanya, seperti yang disampaikan saat hearing bersama pihak PT VDNI, Kanwil Kemenkum HAM Sultra, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Sultra serta perwakilan dari Imigrasi Kelas IA Kendari.
Meski demikian jelasnya, pihaknya tidak pernah menolak investasi asing selama memenuhi syarat yang ditetapkan dengan peraturan yang berlaku.
Adapun soal kedatangannya yang dijadwalkan pada Selasa (23/6/2020) mendatang, pihak DPRD Sultra bakal memeriksa dengan ketat terkait visa yang digunakan TKA tersebut.
