Ketika ditunjuk, ia masih menjabat sebagai Wakil Rektor III sehingga dua peran harus dijalankannya secara paralel. Ritme kerja meningkat, sementara koordinasi lintas unit berjalan lebih intens.
Menurutnya, dukungan para wakil rektor, ketua lembaga, kepala biro, dan seluruh staf membuat proses transisi dapat tetap terkendali. “Tanpa kebersamaan, semua ini mustahil dijalankan,” tuturnya.
Karier Dr. Herman di UHO dimulai dari tahapan awal yang jarang diketahui publik. Pada 2003, ia menjadi dosen honorer dan saat itu turut membantu mengemudikan mobil dekan Fakultas Hukum.
Dari situ ia mempelajari bagaimana pemimpin bekerja dan menyadari bahwa setiap posisi membutuhkan proses.
Tahapan karier yang ia jalani mencakup pengangkatan sebagai CPNS pada 2006, Sekretaris Laboratorium Hukum dan Kriminologi, Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Kepala Laboratorium, Wakil Dekan II, dan dua periode sebagai Dekan Fakultas Hukum. Studi lanjut S2 ditempuh di Universitas Gadjah Mada, sementara pendidikan S3 dilaksanakan di Universitas Airlangga.
