Video yang menunjukkan Makmuri menceritakan pengalamannya nyaris terperangkap mengantar narkoba tersebut menjadi viral. Dalam video tersebut, ia juga menunjukkan chat bersama penerima barang haram itu, menambah kesan bahwa jebakan ini direncanakan dengan rapi oleh oknum tertentu.

Dilansir dari tribunnews.com, Makmuri menerima pesanan untuk mengantar paket pada pukul 16.48 WIB. Ia kemudian mengetahui bahwa orang yang meminta mengantarkan paket tersebut adalah oknum polisi, setelah melakukan pengecekan menggunakan aplikasi Get Contact.

Makmuri diminta mengantarkan paket ke Jalan Ikan Selar, di belakang Puskesmas Sukaraja. Saat menerima paket, pemesan hanya menunduk dan menggunakan topi, menambah kecurigaan Makmuri. Paket tersebut ternyata hanya berisi sehelai baju bayi lusuh berwarna putih dengan kombinasi hijau.

Baca Juga: Remaja Wanita Disabilitas di Kendari jadi Korban Pemerkosaan dalam Kamar Mandi Masjid Kendari

Sebelum mengantar paket ke Kecamatan Kemiling, Makmuri memeriksa isi paket bersama teman-teman ojol lainnya di pangkalan. Kecurigaan mereka terbukti setelah menggoyangkan baju lusuh tersebut dan menemukan klip sabu di dalamnya. Makmuri tidak mau mengambil risiko dan segera melapor ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.