"Saya tahu situasi saat itu sangat sulit untuk lending di NTT. Kecepatan angin kira-kira 80 km per jam pada saat itu, sangat berat untuk pesawat mendarat. Saya juga tahu Kepala BNPB coba lending di Flores Timur, tapi tidak bisa dan akhirnya putuskan mendarat di Maumere. Ini ciri khas pemimpin yang berani berdiri di depan dan ambil langkah tegas. Semangat seperti ini harus terus dipupuk oleh semua pemimpin di NTT. Sekali lagi, respek saya untuk Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo dan jajaran," ungkapnya. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Fitrah Nugraha