Ia juga menampik bila dua anggota Paskibraka itu titipan ordal. Amir mengatakan tudingan itu tidak benar. Dia beralasan bahwa saat pelaksanaan seleksi dilakukan cukup ketat.

Menurut Amir, ratusan peserta seleksi mengikuti tes tertulis menggunakan sistim CAT (computer assisted test/sistem tes menggunakan computer, red), kesehatan, parade, kesamaptaan dan kepribadian.

“Yang nilai mereka itu tim perwakilan dari Kodim 1416 Muna, Polres Muna, Purna Praja STPDN, Pol PP dan dokter. Jadi tidak ada namanya titipan ordal. Peserta itu setiap tes langsung mengetahui nilainya,” kata Amir. (B)

Penulis : Sunaryo

Editor: Mustaqim