Dari 129 pasien yang dinyatakan positif, 27 di antaranya adalah tenaga kesehatan, termasuk satu orang dokter yang juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton. Para tenaga kesehatan diduga terinfeksi saat melayani pasien yang terpapar COVID-19.
Selain itu, baru-baru ini Bupati Buton, La Bakry, dan sopirnya juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona, yang mengharuskannya menjalani isolasi mandiri selama 10 hari, karena dia terpapar COVID-19 tanpa gejala.
Untuk mencegah bertambahnya pasien baru COVID-19, Pemda Kabupaten Buton melalui Jubir Satgas Penanganan COVID-19, Dokter Hayun, mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, memakai hand sanitizer, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.
Reporter: Iradat Kurniawan
Editor: Haerani Hambali
