BOMBANA, TELISIK.ID - Baru hari kedua Burhanuddin menjalankan tugas sebagai Pj Bupati Bombana, kantor bupati sudah didatangi pendemo yang menuntut agar pemerintah kabupaten turun tangan atas pergantian aparat desa.

Jendlap Aliani Masyarakat Bombana Menggungat, Mardin Fahrun meminta kepada Pj bupati untuk melakukan evaluasi terhadap produk pemberhentian dan pengangkatan perangkat di 15 desa.

Pemberhantian dan pengakatan perangkat desa belum lama ini belum juga berhasil dituntaskan oleh mantan Bupati Bombana, Tafdil hingga berakhir masa jabatannya, sementara polemik pergantian aparat telah lama bergulir bahkan telah dibahas pada tingkat legislatif.

Pada Awal Agustus masih terdapat 15 desa melakukan penggantian perangkat dan dibahas oleh DPRD. Hasilnya, DPRD menyurati Bupati Bombana untuk mengambil sikap, jika tidak segera dilakukan maka DPRD bertekat akan membentuk Pansus.

Belakangan pergantian aparat kembali terjadi di Desa Tongkoseng Kecamatan Tontonunu, atas dasar pergantian tersebut masyarakat melakukan unjukrasa karena pemerintah kecamatan mengeluarkan rekomendasi pengangkatan yang diduga prematur.