Ia sudah melihat absen baru. Nama Abdul Mujahid dan Laode Murudia sudah tidak ada lagi.
Baca Juga: SMP Negeri 2 Kusambi Sekolah Pertama di Muna Barat Laksanakan Ujian Semester Online
Terbongkarnya dua honorer siluman itu bermula pada usulan tenaga honorer yang disetor di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang diteken, Kadis, Tadjuddin.
Dari 29 honorer, ada dua nama baru yang selama ini tidak ditahu asal-usulanya. Adalah Abdul Mujahid dan Laode Murudia. Pada SK bupati tahun 2023, nama keduanya tidak ada. Namanya, tiba-tiba muncul baru beberapa hari menggeser La Erisi dan Luki Ikra Jaya yang lulus sebagai tenaga PPPK, namun belum memiliki SK.
Untuk mengelabui BKPSDM, dalam usulan Abdul Mujahid dan La Ode Murudia seolah-olah honorer lama yang telah mengantongi SK bupati sejak Januari 2022 dan Januari 2023. (B)
