Mahasiswa menegaskan, penimbunan dan penggelembungan harga BBM melanggar hak dasar masyarakat untuk mendapatkan akses BBM yang terjangkau.

“BBM adalah salah satu kebutuhan utama yang menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Dengan adanya mafia BBM, masyarakat terhambat dalam menjalankan aktivitas mereka,” ujar Adin.

Sekretaris Jenderal LMND Baubau, Ramadan, menegaskan bahwa pengaturan distribusi BBM harus lebih ketat agar tidak terjadi penyimpangan harga.

Mereka menolak segala bentuk penggelembungan harga BBM yang tidak transparan, serta meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam penimbunan dan penyelundupan BBM.

“Distribusi subsidi BBM harus tepat sasaran. Kami mendesak agar aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang merugikan masyarakat dengan melakukan penimbunan atau penyelundupan BBM. Ini demi kesejahteraan rakyat Baubau,” tegas Ramadan.