Baca Juga: Pelajar di Kendari Bentrok di Tengah Jalan, Gunakan Kayu dan Batu
Salah seorang saksi mata, Andri mengungkapkan, rombongan demonstran berjumlah sekitar 50 orang datang sekitar pukul 13.30 WITA. Mereka disebut melakukan intimidasi terhadap warga dan para pekerja yang sedang beraktivitas di perumahan tersebut, meminta agar semua kegiatan dihentikan.
Tindakan demonstrasi ini memicu reaksi dari pihak pengembang perumahan yang tidak terima dengan intimidasi tersebut. Diduga, aksi demonstrasi ini juga melibatkan salah seorang tokoh dari organisasi masyarakat (ormas). Pihak pengembang kemudian memanggil beberapa anggotanya untuk membubarkan massa aksi.
Baca Juga: Tuntut Masalah Banjir di Kendari, Pendemo Terlibat Bentrok dengan Satpol PP
Saksi lain, Mirul, menyebutkan bahwa sekitar pukul 16.00 WITA, kelompok demonstran kembali ke lokasi dan melancarkan serangan ulang terhadap kelompok pemuda yang sebelumnya membubarkan mereka.
