Informasi yang dihimpun, peristiwa penganiayaan hingga pengeroyokan keluarga Samahati dan Agustinus itu diawali adanya persiapan pesta pernikahan keluarga Samahati.
Baca Juga: Puluhan Pasien Nyaris Berkelahi, Dirut RSUD Kendari Ungkap Pemicunya
Kedua belah pihak saling melaporkan dan kasusnya diproses penyidik. Namun, belakangan pelapor menyampaikan peristiwa yang dialami melalui media sosial hingga viral.
Tanpa menyebutkan pihak mana yang bersalah, Agung memastikan peristiwa itu disebabkan parkir kendaraan.
"Masalah parkir kendaraan. Kemudian keduanya saling berkelahi dan saling lapor ke Polres Nias Selatan," tutur Kapolda.
