Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Kota Kendari, Yeny, menyebutkan bahwa rembuk stunting ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya upaya pencegahan stunting.

“Target kami adalah seluruh kelurahan di Kota Kendari dapat melaksanakan rembuk stunting, dengan begitu diharapkan pemahaman masyarakat mengenai stunting semakin meningkat dan upaya penurunan angka stunting dapat berjalan lebih efektif,” kata Yeny.

Di Kelurahan Kambu, kader posyandu seperti Ira merasa antusias mengikuti kegiatan rembuk stunting. Menurutnya, masalah stunting bukan hanya urusan ibu-ibu, tetapi juga perlu diketahui oleh seluruh masyarakat, terutama orang tua.

“Ini perlu diketahui oleh masyarakat terutama orang-orang tua. Sebenarnya bukan orang yang tua (saja) tapi yang muda-muda boleh dan orang tua yang memiliki anak gadis karena stunting bukan penyakit yang ada pada saat seseorang telah besar, namun penyakit ini telah ada dari anak masih kecil,” ujar Ira.

Kegiatan rembuk dan penyuluhan stunting di Kelurahan Kambu (kanan) dan kelurahan Gunung Jati (kiri). Foto: Ist.