"Untuk sekarang sudah banyak mahasiswa yang mengikuti forum-forum nasional maupun internasional, apalagi setelah kita menetapkan kriteria standar kelulusan terbaik itu bukan berdasarkan IPK, serta pengalaman organisasi dan prestasi yang telah mereka raih selama kuliah. Dengan standar itu, kini mereka juga mulai belomba-lomba mengikuti beragam event internasional dan fokus pada organisasi kampus," jelasnya.
Sementara itu, Wa Ode Sitti Halifa Mellinia menerangkan, IMUN merupakan organisasi yang telah diakui dan didukung oleh organisasi-organisasi PBB dan Kedutaan Besar Australia. Di mana kegiatannya berupa magang, melakukan konferensi dengan perwakilan delegasi mahasiswa dan siswa yang ada di dunia, dalam membahas isu-isu internasional. Dengan masing-masing delegasi, akan membawa isu dan permasalahan yang ada di negaranya, untuk dibahas dalam forum.
"Ini merupakan magang gratis bersertifikat Internasional. Sebuah program berbasis pemasaran yang dapat menjadi wadah, untuk seluruh peserta magang agar mempelajari cara untuk berorganisasi, berdiplomasi dan juga sekaligus dapat memberikan pengalaman dan segala hal menarik mengenai Simulasi Sidang PBB," katanya.
Ia mengatakan, ada sebanyak 600 peserta yang mengikuti kegiatan ini, di mana bukan hanya mahasiswa tetapi juga ada siswa. Dengan setiap peserta mengangkat isu global.
Baca Juga: Menuju Akreditasi Unggul, Rektor UHO Beri Kuliah di UMW Kendari
