“Meraih Medali Perunggu di ajang Kontes Robot Nusantara Tingkat ASEAN di Universitas Indonesia adalah kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus belajar, berinovasi, dan berkarya. Medali ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Terima kasih kepada kepala madrasah, guru-guru, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung kami,” tutur Alyah dan Alif dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).
Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, mengapresiasi pencapaian kedua murid tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih Alyah dan Alif menunjukkan bahwa murid madrasah memiliki kesempatan untuk berkompetisi dalam bidang teknologi, selain mengembangkan kemampuan akademik dan keagamaan.
“Keluarga besar MAN 1 Kendari merasa sangat bangga atas prestasi internasional yang diraih oleh Alyah Qanita dan Alif Rizqullah. Capaian ini membuktikan bahwa murid madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademis, tetapi juga mampu bersaing dan mengukir prestasi di bidang teknologi modern tingkat ASEAN. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid lainnya untuk terus berani bermimpi dan mengukir prestasi,” ujar La Tangkalalo.
Ia berharap keberhasilan kedua murid tersebut dapat mendorong peserta didik lainnya untuk mengembangkan minat dan kemampuan di bidang sains dan teknologi. Menurutnya, kesempatan mengikuti kompetisi dapat menjadi ruang bagi murid untuk mengasah keterampilan sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan di luar lingkungan sekolah.
MAN 1 Kendari juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat pendampingan dan menyediakan fasilitas pendukung bagi murid. Upaya tersebut diarahkan untuk membantu peserta didik mengembangkan bakat dan minat, termasuk dalam bidang robotika dan teknologi.
