KENDARI, TELISIK.ID - Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan kembali kosong, hal tersebut dikarenakan Nur Endang Abbas yang sementara ini masih berstatus Sekda, hanya tinggal menghitung hari memasuki masa pensiun.

Terlebih dengan adanya surat Keputusan Presiden (Kepres) mengenai pemberhentian jabatan Sekda Sultra, yang tertuang dalam Kepres Nomor 11/m Tahun 2022.

Secara otomatis, jabatan tinggi tersebut akan kosong. Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera mencari sosok pengganti Nur Endang Abbas. Sejauh ini, persiapan pemilihan Sekda sudah sementara berjalan, tim panitia seleksi (Pansel) pun telah dibentuk, sebanyak lima orang, yakni tiga dari pejabat eselon I pemerintah pusat Kemendagri, KemenPAN RB dan Sekretariat Kabinet dan dari daerah, yakni dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat.

Dengan syarat, yaitu setidaknya PNS berkualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV. Memiliki kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural. Pengalaman jabatan dalam bidang tugas paling singkat 7 tahun. Pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau jabatan fungsional jenjang ahli utama paling singkat 2 tahun.

Sejauh ini, nama-nama calon sudah nampak mulai mencuak, seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio serta Basiran yang sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Seperti yang diketahui, dua orang tersebut, merupakan orang kepercayaan Gubernur Ali Mazi, yang senantiasa mendampingi berbagai kegiatannya.