Karena efek elektoral, efek ekor jas masing-masing figur yang dipilih sebagai Caleg atau Capres sangat membantu kenaikan popularitas partai yang menaungi.
"Hanya masalahnya kalau orang-orang petahana di DPR dan DPRD terjadi perpindahan yang ada di PAN. Pernyataannya adakah yang baru yang bisa menggantikan mereka, kalau tidak maka potensi penurunan tentu tinggi," jelasnya.
Sebelumnya pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani menyebut, PAN dan PPP terancam tidak lolos ke parlemen.
Alasan PAN dan PPP tidak lolos ke Senayan akibat pemilih partai yang kemungkinan ditarik oleh partai lain.
“Yang paling mengkhawatirkan tidak masuk ke Senayan pada 2024, jika tidak ada kerja ekstra keras adalah PAN dan PPP,” kata Saiful awal September lalu, dilansir dari Fajar Indonesia.
