Dari pengalaman itulah ia belajar kemandirian, kerja keras, dan menghargai setiap usaha kecil.
Ketertarikannya pada politik tumbuh sejak kecil, saat melihat sang ayah menyelesaikan persoalan masyarakat. Semasa kuliah di Universitas Haluoleo (Antropologi), ia aktif di organisasi mahasiswa, menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) hingga empat periode, mengikuti kaderisasi HMI, dan terlibat di berbagai organisasi pergerakan.
Semua itu menjadi bekal penting untuk memahami fungsi pengawasan, legislasi, dan budgeting yang kini dijalaninya.
Baca Juga: Rutin Bayar Iuran Tepat Waktu, Puspita Nikmati Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan
Perjalanan akademisnya berlanjut ke jenjang S2 di Universitas Indonesia dengan konsentrasi Sastra, memperkaya wawasannya di bidang kebudayaan dan sosial.
