Baca Juga: Dikeroyok Puluhan Siswa, Seorang Siswa SMAN 12 Kendari Kritis di Rumah Sakit

BL hanya diminta mengambil paket sabu oleh seseorang berinisial A dengan imbalan Rp 500 ribu, namun baru menerima Rp 350 ribu.

“Keduanya melakukan ini karena motif ekonomi. BL berasal dari keluarga broken home, orang tuanya sudah berpisah dan ia tinggal bersama ayahnya yang sedang sakit. Sementara LJ juga broken home, ia tinggal bersama kakek dan neneknya karena tidak mengenal orang tuanya,” jelas Joni.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba.

“Jangan takut memberikan informasi demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Baubau agar terhindar dari bahaya narkoba,” tegasnya. (B)