Rektor Universitas Dayanu Ikhsanudin, LM. Sjamsul Qamar berharap masjid ini menjadi sarana silaturahmi antara masyarakat Kabupaten Buton, khususnya di sekitaran kampus. Jadi masjid ini terbuka lebar bagi masyarakat umum.
Ia juga sangat mengapresiasi semangat belajar para mahasiswa yang ada di kelas pengembangan Universitas Dayanu Ikhsanudin yang hari ini berjumlah 204 orang, tersebar di empat fakultas.
Baca Juga: Kurangi Risiko Bencana, Pemda Muna Barat Bentuk FPRB
"Semoga masjid An-Nabawiah ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, dan menjadi pusat dakwah bagi insan kampus dan masyarakat. Meskipun kelas pengembangan ini baru berjalan kurang lebih tiga tahun, namun mahasiswa yang aktif saat ini sudah mencapai kurang lebih 204 orang, belum lagi mahasiswa yang baru masuk tahun ini," bebernya.
Ia menambahkan, Universitas Dayanu Ikhsanudin berkomitmen membuka kemajuan daerah dengan memberikan fasilitas pendidikan yang memadai dan mengikuti perkembangan zaman. (B)
