Sorotan atas Kinerja Pemerintah
Stabilitas politik mesti diakui memang penting, tetapi stabilitas politik bukanlah tujuan akhir pemerintahan. Stabilitas hanyalah alat untuk menghasilkan kebijakan yang efektif, pemerintahan yang responsif, dan kesejahteraan rakyat yang lebih baik.
Oleh karena itu, penurunan tingkat kepuasan publik patut disikapi Pemerintah dengan serius. Faktanya, jika pada awal pemerintahan tingkat kepuasan berada di kisaran 78-80 persen dan dua tahun pemerintahan malah turun menjadi sekitar 65-66 persen, maka terdapat jarak yang semakin lebar antara ekspektasi publik dan realitas yang dirasakan masyarakat.
Menjadi miris, jika dibandingkan dengan dua tahun pertama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang justru mengalami tren kenaikan kepuasan publik. Kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi meningkat dari sekitar 50 persen pada tahun pertama menjadi 65–66 persen pada tahun kedua.
Perbandingan ini bukan untuk menentukan siapa yang lebih berhasil, melainkan menunjukkan bahwa modal kepercayaan yang besar pada awal pemerintahan ternyata tidak mampu dipertahankan oleh Pemerintahan Prabowo.
