Sementara itu, Ketua Jurusan Kriya kayu, Mursalin mengatakan, bahwa untuk peralatan praktek sekarang masih menggunakan yang standar saja. Artinya SMKN 4 tidak terlalu tertinggal dari sekolah lain.
"Yah alakadarnya saja yang kita gunakan, karena kondisi dan keadaan yang sekarang. Kita tidak bisa paksakan untuk mengadakan peralatan yang bagus. Setidaknya, para siswa-siswi bisa belajar dan memahami seluruh konsep, itu sudah lebih dari cukup," bebernya.
Salah satu siswa kelas IX jurusan Kriya Kayu SMKN 4 Kendari, Daslin mengaku untuk sekarang, proses belajar mengajar berjalan dengan lancar, meskipun peralatan praktek yang digunakan itu masih kurang.
"Pasti kita harapkan peralatan yang kita gunakan itu bisa lengkap. Supaya kami bisa memahami seluruh konsep dan ilmu. Karena itu sangat penting, terlebih dalam dunia kerja nanti, kita harus bisa memahami dan menggunakan seluruh peralatan yang harus digunakan dalam membuta sebutan karya," ujarnya. (A)
