MAKASSAR, TELISIK.ID - Dua terduga teroris, yang ditembak mati usai disebut melawan aparat saat akan dilakukan penangkapan di Makassar, sekitar pukul 06.00 Wita, Rabu (06/01/2021), identitasnya kini diketahui.

Kedua terduga teroris yakni Rizaldi dan Sanjai, ternyata anak mantu dan mertua yang aktif dalam kegiatan keagamaan di sekitar kompleks mereka tinggal. Dalam lokasi penembakan tersebut ternyata ada 18 orang terduga teroris yang tinggal di dalamnya.

Ada 20 teroris di Makassar telah diamankan. Sementara identitas 18 terduga teroris lainnya belum diungkap polisi. Untuk dua terduga teroris tewas tersebut diketahui berstatus mertua dan menantu. Para teroris itu merupakan pendukung ide ISIS.

Mereka merupakan jaringan JAD yang terpusat di Perumahan Vila Mutiara Biru, bersama ratusan jemaah lainnya yang menyatakan baiat kepada ISIS pada 2015 silam di pondok Pesantren Aridho pimpinan Ustads Basri yang meninggal di Nusakambangan dengan kasus teror.

Kemudian pada 2016, bersama keluarga mereka hijrah atau bermaksud bergabung dengan organisasi ISIS di Syuriah. Namun dapat dibatalkan di Bandara Soekarno Hatta.