Hanya saja, Mahaludin menegaskan bahwa situasi masyarakat yang dinamis membuatnya sulit untuk memprediksi hasil pemilihan.
Baca Juga: PDIP Tak Permasalahkan Dua Kader Maju Balon Gubernur Sulawesi Tenggara
Lebih lanjut, Mahaludin menjelaskan bahwa faktor-faktor yang beragam seperti popularitas, visi, dukungan, modal, dan kebutuhan masyarakat menjadi kunci dalam menentukan hasil pemilihan bupati dan gubernur, namun, pada akhirnya, penilaian masyarakatlah yang menjadi penentu utama.
"Semua kembali lagi kepada masyarakat sebagai penentu utama," tegas Mahaludin.
Dengan demikian, keduanya sepakat bahwa pada akhirnya penilaian dan dukungan masyarakat yang menjadi faktor penentu utama dalam memenangkan Pilkada. (B)
