"Kami yakin bahwa handphone Mahira itu hanya satu. Selama ini dia tidak ada handphone lain. Sebelum ditemukannya meninggal dunia, Mahira dalam kondisi sehat tidak pernah bercerita ada masalah atau tidak," terangnya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Sumaryono menegaskan, mereka sedang mendalami mengenai alat digital itu.

Baca Juga: Orang Tua Mahasiswi USU Tewas Yakin Bukan Pakai Handphone Mahira Pesan Racun, Ini Kata Polisi

"Jadi, Mahira Dinabila memesan racun dengan menggunakan handphonenya. Mengenai handphone hanya ada satu, nanti kami akan jelaskan semuanya," ucapnya.

Selain itu, Sumaryono mengaku akan menyampaikan hasil gelar perkara secara ilmiah dan merunutnya agar mudah dipahami.