Karena anak panah tidak bisa terlepas dan mengeluarkan darah yang cukup banyak, salah satu rekan korban langsung berlari ke rumah untuk memberi tahu istri korban

Baca Juga: Takut Gempa, Seorang Mahasiswi Malah Nyaris Dicabuli Maling di Kamar Kosnya

"Mereka kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan," kata Kapolres

Sementara itu, Kapolsek Kupang Tengah, Iptu Elpidus Kono Feka, S.Sos yang dikonfirmasi Senin (28/3/2022), membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan, polisi masih menyelidiki pelaku dan motif kasus penganiayaan dengan panah ini.