KENDARI, TELISIK.ID - Ketua DPW Partai Beringin Karya (Berkarya) Sulawesi Tenggara, Hendrawan Sumus Gia mengambil sikap berpindah ke Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA). Langkah yang dilakukan karena gejolak politik di internal Berkarya sendiri yang mengarah dualisme.

Menurut Hendrawan, gejolak internal partai Berkarya dianggap sangat kompleks dan mempengaruhi semua struktur di tingkatan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Bahkan berdampak pada proses verifikasi parpol di Pemilu 2024 mendatang.

Ia mengaku, tepat 11 Juli lalu dirinya telah masuk ke PRIMA Sulawesi Tenggara dengan jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP), bahkan SK pun telah dikantonginya.

"Saya menganggap bahwa Partai Berkarya saat ini tidak ada potensi untuk dibesarkan," ujarnya, Kamis (21/7/2022).

Terjadinya dualisme di tubuh partai Berkarya jelasnya, disebabkan lantaran gagalnya Munaslub pada 2 Mei 2022 lalu, hingga dinamika pemecatan ketua umum dan sekjen oleh Mahkamah Partai yang kemudian melaksanakan Munaslub pada 19 Juni.