Cuitan mantan Menteri di era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur ini mendapat respon beragam dari pengguna twitter. "pelecehan, serius bgt" tulis akun @bangkamad.
"dubes negara lain memberi penilaian kualitas tenaga kerja lokal. Benar2 tidak ada harganya bangsa ini. Harusnya langsung usir saja dubes cina," tulis @ariprasetyawbw.
Sebelumnya, Wang Liping mengatakan, perusahaan China menggaji karyawannya sesuai dengan kompetensi pekerja itu sendiri, dilihat dari kontribusi dan produktivitasnya juga. Dia menegaskan dalam menentukan upah, perusahaan China di Indonesia tidak melihat latar belakang kebangsaan.
Lebih lanjut, Wang menyebutkan masih ada pekerja Indonesia yang sudah menjadi beberapa ahli teknis mendapat gaji jauh lebih besar dibanding pekerja Tiongkok.
"Pekerja Tiongkok kebanyakan merupakan pekerja terampil dan manajemen teknis, sementara pekerja lokal kebanyakan kurang terampil dan cuma pekerja biasa, maka gaji pekerja Tiongkok lebih tinggi," kata Wang.
