WAKATOBI, TELISIK.ID - Dr. Suruddin, yang baru saja mewisuda 25 mahasiswa di tengah polemik internal STAI Wakatobi, membantah tudingan dugaan korupsi dana Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Dalam wawancara dengan awak media pada Rabu (20/5/2026), Suruddin menegaskan pengelolaan dana KIP selama ini telah berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan seluruh administrasinya tercatat dengan baik.
“Kalau soal KIP itu, saya sebenarnya justru menunggu dipanggil polisi atau kejaksaan, karena semua dokumen saya lengkap,” kata Suruddin.
Ia menerangkan dana KIP tidak dikelola secara pribadi oleh pihak kampus karena pencairannya langsung masuk ke rekening masing-masing mahasiswa penerima.
“KIP itu sudah ada rekening mahasiswa masing-masing. Dananya masuk langsung ke mereka,” ujarnya.
