"Anggaran sesuai kontrak seperti itu jumlahnya. Pilar beton menggunakan Baja, dinding penutup menggunakan GRC sesuai dengan gambar desain yang telah di sepakati,” jelas Pahri
Pahri Yamsul menerangkan bahwa pembangunan gerbang Toronipa Kendari tidak lagi menggunakan batu merah full.
Baca Juga: Pj Gubernur Sultra Minta Inspektorat Audit Proyek Gerbang Wisata Toronipa
"Contoh hampir semua gedung-gedung tinggi di Jakarta dan kota besar lainnya di Kendari juga ada yang konstruksi seperti itu tidak menggunakan batu merah lagi. Di Rujab Kantor Gubernur Sultra semua kolom-kolom yang besar tidak ada isinya sedikit sekali, kita bungkus dengan Glass Reinfirced Concrete (GRC), beton campuran serat kaca," jelas Pahri.
Menurutnya selain dari konstruksi bangunan yang megah, pembangunan gerbang Toronipa Kendari juga dikejar nilai estetikanya.
