KENDARI, TELISIK.ID – Dugaan pemalsuan slip pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari beberapa waktu lalu, membuat Rektor UHO Kendari, Prof Muhammad Zamrun Firihu angkat bicara.
Diketahui, sebelumnya puluhan mahasiswa UHO Kendari tertipu oleh seorang calo atau orang yang memberikan jasa untuk membayarkan UKT. Calo itu menjanjikan mahasiswa mendapatkan korting Rp 300 ribu dari harga awal UKT.
Akan tetapi, saat mahasiswa itu melakukan penawaran mata kuliah, Sistem Informasi Akademik (Siakad) ternyata belum diaktifkan.
“Kami langsung menghadap ke bendahara penerimaan UHO dengan menunjukkan slip dari bank yang diberikan oleh calo tersebut, tapi kami kaget karena slip itu dinyatakan palsu," kata salah seorang mahasiswa UHO Kendari yang tak ingin menyebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, Zamrun menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan pembayaran UKT mahasiswa melalui perantara atau orang lain ketika membayar di bank.
