BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Dugaan penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN 1 Katampe, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan, bukan pertama kali terjadi. Saat ini posisi kepala sekolah digantikan sementara oleh Pelaksana harian (Plh).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, La Hardin mengatakan, dugaan penggelapan dana PIP di SDN 1 Katampe, sudah berulang kali terjadi. Tercatat sebanyak dua kali terjadi dugaan kasus serupa pada tahun yang berbeda, yakni awal Januari 2024 dan September 2025.
"Ini bukan kali pertama terjadi, kami sudah mengambil langkah tegas. Hasilnya nanti akan kami laporkan ke pimpinan," terang Hardin saat dikonfirmasi, Sabtu (13/9/2025).
Hardin menyebutkan, aksi penyegelan di SDN 1 Katampe merupakan puncak kemarahan para orang tua siswa, sebab penyaluran dana PIP dialihkan untuk kegiatan HUT 17 Agustus tanpa sepengatahuan mereka. Hardin mengungkapkan, pihaknya belum dapat menunjuk Pelaksana tugas (Plt) untuk mengganti sementara posisi Kepala SDN 1 Katampe.
Oleh sebab itu kata Hardin, saat ini pihaknya telah menunjuk Pelaksana harian (Plh) untuk mengisi posisi sementara Kepala SDN 1 Katampe sembari menunggu pencabutan SK oknum tersebut selaku kepala sekolah. Hardin menuturkan, aktivitas belajar di sekolah tersebut sudah kembali normal sejak 11 September 2025. Lebih lanjut, terdapat 43 orang tua siswa yang telah melaporkan keluhan yang sama atas dugaan penggelapan dana PIP tersebut.
