"Saya harap ini RDP terakhir terkait kasus SPBU-N Sapoiha. Silakan perbaiki pelayanan Anda karena tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Hari ini kami masih melakukan pembinaan, masih lembut, tapi kalau masalah ini muncul lagi maka kami akan bertindak tegas," ucapnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah setempat untuk sama-sama melakukan pengawasan penyaluran BBM subsidi agar peruntukannya tepat sasaran.

Menanggapi hal tersebut, Manajer pengelola SPBU-N Sapoiha, A. Sulolipu, SE, membantah semua tudingan yang dialamatkan ke pihak pengelola terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

"Tidak benar jika kami memberikan jatah ke masyarakat atau pemuda lima jerigen per tengki. Kami juga tidak pernah melayani masyarakat yang tidak memiliki kartu nelayan," tuturnya.

Ia juga heran apa motif pelapor,  melaporkan pelayanan SPBU-N Sapoiha sementara dia bukan masyarakat nelayan.