Pasalnya, berdasarkan keterangan Wakil Kepala Sekolah, Ramadhan membeberkan, seringkali Sahrun Hii Noor mengirim pesan via WhatsApp kepada beberapa siswa (laki-laki) meminta untuk dipijit.
Baca Juga: Berobat di Muna Barat Gratis, Pemda Jamin Iuran BPJS Seluruh Warga
Berdasarkan aduan ini, Kepala Bidang GTK (Guru atau Tenaga Kependidikan), Husrin H Hamid mengatakan, sebelumnya Sahrun Hii Noor memang sudah melayangkan surat pemunduran diri dengan alasan kesehatan.
"Namun, karena kami melihat beliau (Sahrun Hii Noor) masih sehat, kami tidak tindak lanjuti," kata Husrin H Hamid.
Hingga berita ini dimuat, Kasek SMAN 1 Wawotobi, Sahrun Hii Noor belum juga memberikan tanggapan. (B)
