Sementara itu, Kabid GTK Dikbud Muna, La Ode Sarmin menerangkan, untuk sekolah penggerak memasuki angkatan ketiga yang berjumlah 25 sekolah mulai dari TK-SMP. Sekolah penggerak itu menjadi contoh pelaksanaan kurikulum merdeka.
"Kita berharap ke depan jumlah sekolah bertambah lagi," pintanya.
Program merdeka belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan. Di mana seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change). Para pemangku kepentingan tersebut meliputi keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri dan masyarakat.
Ada tiga indikator keberhasilan program berdeka belajar yang digagas kementerian yakni, partisipasi siswa-siswi dalam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif dan tidak adanya ketertinggalan anak didik. (A)
Penulis: Sunaryo
