"Kehadiran Ibu Ketua DWP Sulawesi Tenggara bersama rombongan merupakan momentum yang sangat berharga. Mari kita manfaatkan kunjungan Ini dengan banyak bertanya yang bermanfaat untuk pembinaan organisasi," tambahnya.

Kontatinus menambahkan, saat ini di Buton Tengah ada satu tantangan yang paling berat, yaitu masalah stunting.

Baca Juga: Pemkab Kolaka Timur Fokus Atasi Kemiskinan Ekstrem

"Pravalensi stunting di Buton Tengah dari segi angka turun dari 42,80 persen menjadi 41,70 persen, tapi rangkingnya naik. Dimana tahun 2021 nomor dua di bawah Kabupaten Buton Selatan, tahun 2022 menjadi nomor satu. Merupakan tantangan yang sangat besar bagi pemerintah daerah," paparnya.

Sekretaris Daerah Buton Tengah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Buton Tengah. Foto: Ist.