Saat itu, ia memutuskan menulis buku berjudul "Apostate: From Christianity to Islam in the Time of Secular Terror" yang awalnya dimaksudkan sebagai kritik tajam terhadap Islam.

Namun, selama proses riset mendalam, ia justru menemukan kebenaran dalam ajaran Islam.

"Saya mulai mempertanyakan keyakinan saya sendiri tentang kebangkitan dan penyaliban Kristus," katanya.

Pada Februari 2019, van Klaveren resmi mengucap syahadat dan menjadi Muslim. Sayangnya, konversi ini tidak diterima dengan baik oleh banyak orang.

Van Klaveren langsung menjadi target kebencian dari mantan pendukungnya. "Saya mendapat lebih dari 2.000 ancaman pembunuhan. Orang-orang mengancam akan memperkosa istri saya atau membunuh saya," ceritanya dalam sebuah video yang viral.