“Saya terpukau atas respons yang kami terima. Protes dan kemarahan umat Muslim membuat saya berpikir ada sesuatu yang tidak beres. Saya mulai merasa ragu karena begitu banyak orang tersakiti,” ungkap Van Doorn dalam sebuah wawancara.

Rasa penasarannya mendorongnya untuk mempelajari Al-Qur’an, hadis, dan ajaran Islam secara mendalam. Ia bahkan mengunjungi masjid lokal di Belanda, di mana ia disambut dengan hangat, bertentangan dengan prasangkanya selama ini.

Baca Juga: TikToker AS Megan Rice Putuskan Mualaf, Terinspirasi Keteguhan Iman Warga Gaza

Pada 27 Februari 2013, Van Doorn mengejutkan dunia dengan mengumumkan keislamannya melalui akun Twitter-nya, lengkap dengan kalimat syahadat dalam bahasa Arab.

“Saya merasa seperti berada di bawah selimut yang hangat dan seakan ada tangan di pundak saya yang berkata, ‘Sekarang Anda sah menjadi seorang Muslim’,” kenangnya tentang momen syahadatnya.