Tak lama setelah itu, ia menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada 2013, di mana ia menangis di depan Ka’bah, menyesali perbuatannya di masa lalu.
“Saya merasa malu atas fitnah yang saya buat terhadap Islam melalui film Fitna,” ujarnya.
Setelah menjadi mualaf, Van Doorn mengalami perubahan drastis. Ia keluar dari PVV pada Desember 2011 dan mendirikan partai persatuan berbasis Islam pada 2013 untuk memperjuangkan hak-hak komunitas Muslim di Belanda.
Kini, ia menjabat sebagai anggota Dewan Kota Den Haag dari Partai PvdE, Presiden Yayasan Dakwah Eropa, dan Duta Besar Hubungan Pesohor untuk Asosiasi Dawah Kanada di Eropa.
Perjalanan Van Doorn juga menginspirasi putra sulungnya, Iskander Amien De Vries, yang memeluk Islam pada 2014.
