Ia kemudian sempat berjualan coto dalam waktu singkat. Setelah itu, Hamsyah memutuskan beralih menjual cendol karena saat itu belum ada pedagang yang menjual minuman tersebut di sekitar tempat tinggalnya.

Melihat adanya peluang, Hamsyah mulai menekuni usaha tersebut. Pilihan itu kemudian bertahan hingga sekarang dan menjadi bagian dari kesehariannya selama sekitar 25 tahun.

Untuk menjalankan usaha cendol, Hamsyah membutuhkan modal yang cukup besar. Dalam sehari, biaya untuk membeli berbagai kebutuhan bahan baku dapat mencapai lebih dari Rp 500 ribu.

"Modalnya cukup banyak, kurang lebih Rp 500 ribu lebih. Kalau habis semua ya habis, dan itu pun kadang masih kurang," ujarnya.

Besarnya pengeluaran tersebut membuat keuntungan yang diperoleh Hamsyah bergantung pada jumlah pembeli setiap hari. Meski demikian, ia mengatakan usaha yang dijalankannya masih berjalan dengan lancar.