Berbagai langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 melalui aneka macam protokol dan pembatasan telah dilakukan oleh berbagai pihak. Hasilnya, masih naik turun mengikuti dinamika pergerakan masyarakat, baik secara psikologis maupun fisik. Kepercayaan diri masyarakat bahwa pandemi lambat laun telah berkurang maupun keinginan masyarakat melakukan pergerakan khususnya dalam upaya menggerakkan roda perekonomian membuat masyarakat melakukan mobilisasi yang cukup masif.
Angka kasus aktif meningkat tercatat pada hari-hari libur, selain karena kerinduan masyarakat untuk berekreasi juga dikarenakan meningkatnya jumlah test pada saat bersamaan.
Tarik ulur atau ketat dan longgar menjadi pilihan kebijakan dari berbagai kalangan untuk mensiasati penyebaran virus COVID-19 sekaligus menjaga ritme pergerakan masyarakat. Bukan hal yang mudah untuk di lakukan, namun sejauh yang telah terjadi nampaknya pola tersebut cukup berdampak.
Baca juga: Efektivitas Pengawasan Tahapan Pemilu
V Shape
