Istilah V Shape ini sering digunakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. Istilah V Shape ini menggambarkan sebuah pola pemulihan dan pertumbuhan ekonomi mirip dengan huruf V. Satu sisi garis turun curam dan sisi garis satu lainnya naik tajam membentuk huruf V. Berbeda dengan misalnya U Shape, sisi garis menurun tajam melandai di bawah baru naik keatas kembali.
V Shape ini menandakan bahwa krisis berlangsung cepat dan dalam namun pemulihan dan pertumbuhan juga cepat terjadi. Contoh dari pola U Shape dan V Shape dalam krisis ekonomi pada masa lalu adalah, saat krisis ekonomi 1998 pola pemulihannya U Shape mengalami pemulihan ekonomi yang cukup lama dan krisis ekonomi 2008 pola pemulihannya V Shape mengakhiri krisis dengan cepat.
Tanda-tanda pemulihan V Shape ini terlihat dari meningkatnya IHSG, penguatan rupiah, surplus neraca perdagangan tertinggi sejak 2011, realisasi investasi dan meningkatnya permintaan kredit usaha.
Secara umum perekonomian masih di zona negatif namun pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II dan Kuartal IV mengalami penguatan. Meskipun mengalami kontraksi ekonomi yang dalam pada tahun 2020 lalu dari -5,32 % menuju -2,07 ?n terus menunjukkan pemulihan mengikuti alur pertumbuhan sesuai proyeksi APBN 2021 menuju angka pertumbuhan mencapai 4 % hingga 5%.
Baca juga: Provokasi Jabatan Presiden Tiga Periode
