Mengutip pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto bahwa pemerintah akan terus menumbuhkan rasa aman, mengakselerasi belanja pemerintah, refocusing anggaran dengan merelokasi dana Kementerian dan Lembaga masuk ke sektor-sektor produktif yang mempunyai daya ungkit perekonomian, meningkatkan investasi, memberikan tax holiday dan tax allowance, mempercepat Program Strategis Nasional (PSN) dan menggenjot ekspor.
Pada saat bersamaan, berupaya mengurangi angka pengangguran atau mengurangi jumlah individu yang tidak bekerja akibat pandemi, penyerapan tenaga kerja sehingga meningkatkan daya beli para pekerja.
Perlindungan sosial yang akan dilaksanakan sekarang berbeda dengan pola perlindungan sosial tahun lalu yang berupa subsidi gaji (bantuan subsidi upah) tahun ini anggaran dana akan diarahkan kepada sektor-sektor produktif.
Victory
Duo V diatas diharapkan akan mempercepat pemulihan ekonomi bangsa Indonesia, baik dari pemulihan kesehatan pandemi COVID-19 sekaligus pada saat bersamaan pemulihan ekonomi Indonesia.
