KENDARI, TELISIK.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkatkan edukasi dan literasi pasar modal bagi masyarakat sebagai upaya menciptakan iklim investasi yang sehat, sekaligus membedakan investasi legal dan investasi bodong.

BEI Sultra secara rutin melakukan sosialisasi ke berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, ASN, pegawai swasta hingga pelaku usaha. Program ini menjadi agenda utama dalam memperluas pemahaman masyarakat terkait pasar modal Indonesia.

Kepala IDX Wilayah Sultra, Bayu Saputra, mengatakan bahwa sepanjang Januari-September 2025 pihaknya telah menggelar 338 kali sosialisasi di berbagai wilayah di Sultra.

“Kalau dijumlahkan dengan data bulan Oktober hingga November (2025) mungkin akan memenuhi targetnya. Target kita sebanyak 370 kali sosialisasi dalam setahun, artinya setiap hari kita melakukan sosialisasi,” jelas Bayu, Rabu (3/12/2025).

Selain edukasi, BEI juga menerapkan pola penyampaian inklusif dengan mengajarkan langsung kepada masyarakat cara membuka rekening investasi. Model ini dinilai efektif mendorong peningkatan partisipasi investor baru.