Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Buton Selatan, Isur Hanafsan, mengatakan GPM menerapkan subsidi silang agar harga bahan pokok tetap terjangkau.

Pada GPM Buton Selatan, diterapkan subsidi silang dari komoditas beras untuk dapat mensubsidi bahan pokok lainnya seperti gula dan minyak goreng.

Ia menjelaskan, penyaluran beras merek SPHP sempat diberhentikan untuk menghindari kecurangan yang sering terjadi saat penyaluran. Namun, pada pertengahan Juli 2025 penyaluran beras tersebut kembali dilakukan melalui GPM, Rumah Pangan Kita (RPK), dan kios pangan.

“Rencananya kegiatan GPM sampai pada periode Desember 2025,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (30/8/2025).

Isur menambahkan bahwa sebelumnya GPM sudah dilaksanakan di wilayah kepulauan seperti Batu Atas, Siompu, Siompu Barat, dan Kadatua pada triwulan pertama atau periode Januari hingga Maret 2025.